Semarang – Desa Kandang menjadi salah satu dari empat Desa di Kabupaten Pemalang yang diundang untuk mengikuti Bimtek Jaring Pewarta Desa yang diselenggarakan oleh Dirtjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementrian Desa.

Kegiatan yang diikuti oleh delapan desa perwakilan dua Kabupaten di Jawa tengah ini, bermaksud untuk melatih dan memantapkan Desa dalam menyampaikan berbagai Informasi. Salah satunya bagaimana desa dalam membuat konten berita dalam bentuk video.

Dalam membuat konten berita video, penting bagi seorang creator untuk menerapkan sentakan awal pada video yang dibuatnya. Hal itu disampaikan oleh Tomi Widiatno Taslim dalam Bimtek Jaring Pewarta Desa (7/8) di Aston Inn Pandanaran Semarang.

Hal yang tak boleh dilupakan adalah bahwa konten berita Video haruslah memenuhi prinsip 5W 1H, serta memperhatikan kode etik Jurnalistik. “Saya menegaskan jangan sampai pewarta desa bermasalah dengan hak cipta” tutur tomy

image by : Yayit Bulakan Pemalang

Lebih penting dari semua itu, ketepatan waktu menjadi kunci keberhasilan dalam membuat sebuah berita, “harus disiplin waktu, tidak bisa menghargai waktu, anda akan habis” pungkas pria berkacamata tersebut

Admin Desa (Image by : Anton Bayu Samudra, ©ABS/maruta-studio, Yayit Bulakan-Pemalang)

Tinggalkan Balasan