Pendahuluan

Kandang menjadi nama suatu Desa memang terkesan unik dan menarik, banyak orang bertanya kenapa dinamakan Desa Kandang.

Ada tiga opini yang populer dikalangan masyarakat tentang asal usul kenapa dinamakan desa kandang.

Di Kandang Sungai

Sebagian masyarakat menyebut, asal mula dinamakan desa kandang adalah karena desa ini dikelilingi oleh sungai. hal ini telah menjadi cerita warga dari masa kemasa.

Batas desa yang merupakan dataran rendah dan tanahnya bercampur pasir, menjadi gambaran kondisi desa dimasa lalu. disamping itu, hampir dipastikan ketika musim hujan, wilayah yang merupakan batas desa tersebut digenangi air, hal ini menguatkan cerita warga bahwa dahulu diwilayah ini adalah sebuah sungai.

Di Kandang Desa Kendaldoyong

Cerita dari mana asal nama Kandang selanjutnya adalah karena Desa ini dikelilingi desa Kendaldoyong.

Desa Kandang memang terletak ditengah Desa Kendaldoyong, layaknya sebuah desa yang terkurung oleh desa lain, begitulah sederhananya warga menceritakan asal mula desa kandang.

Seperti di "Kandang"

Banyaknya simpang jalan didesa ini seringkali membuat orang bingung. hal ini dijadikan cerita oleh warga bahwa orang tersebut sedang dikandang.

memang banyak yang mengalaminya, jika pertama kali masuk ke desa ini akan bingung dan bolak balik melewati jalan yang sama, bisa masuk namun bingung untuk keluar seperti di “kandang”

itulah tiga opini yang populer dikalangan masyarakat, untuk selanjutnya mari kita cari tau sejarah yang sebenarnya.

Sejarah Desa

Desa Kandang dari masa Kolonial

Desa Kandang yang berbatasan dengan Desa Pesantren Kecamatan Ulujami, Kendaldoyong Kecamatan Petarukan dan Kebojongan Kecamatan Comal adalah desa IDT (Inpres Desa Tertinggal) yang dalam menjalankan sistem pemerintahan membutuhkan penyesuaian agar setara dengan desa yang sudah maju.

Berdasarkan cerita turun temurun, Desa Kandang awalnya bernama Desa “Kandang Sari” yang mempunyai arti kandang yang berbunga.

namun nama Kandang Sari berubah menjadi “Sikandang”, dan pada tahun 1948 Sikandang diganti menjadi “Kandang” hingga saat ini, nama Kandang tercatat dalam administrasi Daerah dan menjadi nama Desa diantara tujuh belas Desa yang ada di Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.

Pada zaman kolonial Belanda, Desa Kandang yang saat itu bernama Kandang Sari pernah dipimpin oleh Lurah yang bernama Ki Sentong dan kemudian dilanjutkan oleh ki Gendon. masa kepemimpinanya sampai dengan saat ini belum diketahui.

1940 adalah tahun dimana Desa Kandang Sari (baca:Desa Kandang) dijabat oleh Lurah yang bernama, Bapak Dulkarim sampai Tahun 1944, pada tahun yang sama kemudian dilakukan pemilihan Kepala Desa (dahulu lebih dikenal dengan istilah kodrah lurah), dan terpilih sebagai lurah yaitu bapak Sarwiyan sampai tahun 1946, kemudian dilakukan pemilihan lurah lagi dan terpilihlah bapak Carmadi sampai Tahun 1948, pada tahun ini adalah catatan sejarah dimana nama desa dari sebelumnya “Sikandang” berubah menjadi “Kandang”.

Tahun 1948 Desa Kandang dijabat oleh bapak Djamsari dengan carik (baca:sekdes)  bapak Sanadi sampai Tahun 1960. Kembali dipercaya oleh Masyarakat Bapak Djamsari menjabat lagi sebagai Lurah, namun dengan sekdes yang berbeda yaitu bapak Waryono sampai Tahun 1975.

 

Kepala Desa Kandang dari masa ke masa

Berikut adalah nama nama Kepala Desa Kandang dari masa kolonial hingga sekarang

Ky Sentong

Masa Kolonial Belanda

Ky Gendon

Masa Kolonial Belanda

Dulkarim

Tahun 1940-1944

Sarwiyan

Tahun 1944-1946

Carmadi

Tahun 1946-1948

Djamsari

Tahun 1948-1975

Waryono

Tahun 1975-1988

Suswadi

Tahun 1988-1999

H.M Wardoyo

Tahun 1999-2012

Referensi Tulisan : Profil Desa – Kondisi Desa – Sejarah Desa