Pendahuluan

Kandang yang menjadi nama suatu Desa memang terkesan unik, banyak orang bertanya kenapa dinamakan Kandang, dari pertanyaan itulah berbagai opini muncul dimasyarakat, ada yang mengatakan karena Desa Kandang dikelilingi Desa Kendaldoyong, di kelilingi Sungai dan lain sebagainya.

Kenapa dinamakan Desa Kandang ?

Di Kandang Oleh Sungai

Cerita warga, Nama Kandang sebagai nama Desa, diambil karena Desanya dikelilingi oleh Sungai, yaitu : sebelah timur sungai Comal, sebelah utara dan selatan anakan sungai comal, sebelah barat Sungai jamuran. 

Begini ceritanya, konon katanya Sebelah selatan, tepatnya dari Gapuro selamat datang Desa Kandang ke timur, sampai sungai comal dulunya adalah sungai. 

Dilihat dari kondisi jalan memang pantas jika jalan ini adalah sungai pada masa lalu, pasalnya disamping dataranya rendah kontur tanahnya pun terdiri dari tanah bercampur pasir, warga menyebut dengan sebutan “Lemah Ladu”. 

Dan itulah yang menjadi opini dimasyarakat bahwa, jalan yang membentang sepanjang kurang lebih 1500 m, ini dulunya adalah sungai yang membentang kebarat dan  bertemu dengan sungai Jamuran.

Demikian pula sebelah Utara.

Wilayah desa yang sebagian besar ditumbuhi tanaman sagu, warga sering menyebut dengan istilah “bulungan” atau dengan istilah “Kali mati”. seringkali dijadikan cerita oleh orang tua bahwa sebenarnya kali mati dulunya adalah sungai, pasalnya ditempat tersebut memang seperti rawa yang jika musim penghujan tiba akan menjadi penampung air dari desa.

Di Kandang Desa Kendaldoyong

Cerita dari mana asal nama Kandang selanjutnya adalah karena Desa ini dikelilingi desa Kendaldoyong.

Desa Kendaldoyong yang berbatasan langsung dengan Desa Kandang adalah Desa yang mengelilingi Desa Kandang. Layaknya sebuah Desa yang dikepung oleh Desa lain. 

begitulah sederhananya warga menceritakan kenapa dinamakan Desa Kandang.

Kesasar seperti di "Kandang"

Banyak orang ketika pertama kali masuk kewilayah Desa Kandang, ia akan kesulitan untuk mengingat jalan keluar desa. muter muter dan nyasar bolak balik seperti dikandang. Kenapa ?

Desa Kandang adalah Desa yang mempunyai banyak simpang jalan, sangking banyaknya simpang jalan di Desa Kandang, jika salah berbelok maka akan menemui simpang jalan selanjutnya. salah belok lagi, akan ketemu simpang jalan lainya, jika salah lagi, akan kembali ke jalan yang sudah dilalui/sebelumnya dan begitu seterusnya. 

maka jika pertama kali masuk Desa Kandang dan bingung untuk keluar dari Desa, janganlah sungkan untuk bertanya.

pepatah mengatakan 
“malu bertanya sesat dijalan” 

Sejarah Desa

Desa Kandang dari masa Kolonial

Desa Kandang yang berbatasan dengan Desa Pesantren Kecamatan Ulujami, Kendaldoyong Kecamatan Petarukan dan Kebojongan Kecamatan Comal adalah desa IDT (Inpres Desa Tertinggal) yang dalam menjalankan sistem pemerintahan membutuhkan penyesuaian agar setara dengan desa yang sudah maju.

Berdasarkan cerita turun temurun, Desa Kandang awalnya bernama Desa “Kandang Sari” yang mempunyai arti kandang yang berbunga.

namun nama Kandang Sari berubah menjadi “Sikandang”, dan pada tahun 1948 Sikandang diganti menjadi “Kandang” hingga saat ini, nama Kandang tercatat dalam administrasi Daerah dan menjadi nama Desa diantara 17 Desa yang ada di Kecamatan Comal Kabupaten Pemalang.

Pada zaman kolonial Belanda, Desa Kandang yang pada saat itu bernama Kandang Sari pernah dipimpin oleh Lurah yang bernama Ki Sentong dan kemudian dilanjutkan oleh ki Gendon. pada tahun berapa dan sampai dengan tahun berapa beliau – beliau memimpin Desa Kandang, sampai dengan saat ini belum diketahui.

1940 adalah tahun dimana Desa Kandang Sari (baca:Desa Kandang) dijabat oleh Lurah yang bernama, Bapak Dulkarim sampai Tahun 1944, pada tahun yang sama kemudian dilakukan pemilihan Kepala Desa (dahulu lebih dikenal dengan istilah kodrah lurah), dan terpilih sebagai lurah yaitu bapak Sarwiyan sampai tahun 1946, kemudian dilakukan pemilihan lurah lagi dan terpilihlah bapak Carmadi sampai Tahun 1948, pada tahun ini adalah catatan sejarah dimana nama Desa dari sebelumnya “Sikandang” berubah menjadi “Kandang”.

Tahun 1948 Desa Kandang dijabat oleh bapak Djamsari dengan carik (baca:sekdes) adalah bapak Sanadi sampai Tahun 1960. Kembali dipercaya oleh Masyarakat Bapak Djamsari menjabat lagi sebagai Lurah, namun dengan sekdes yang berbeda yaitu bapak Waryono sampai Tahun 1975.

 

Kepala Desa Kandang dari masa ke masa

Berikut adalah nama nama Kepala Desa Kandang dari masa kolonial hingga sekarang

Ky Sentong

Masa Kolonial Belanda

Ky Gendon

Masa Kolonial Belanda

Dulkarim

Tahun 1940-1944

Sarwiyan

Tahun 1944-1946

Carmadi

Tahun 1946-1948

Djamsari

Tahun 1948-1975

Waryono

Tahun 1975-1988

Suswadi

Tahun 1988-1999

H.M Wardoyo

Tahun 1999-2012

H.M Rokhmat

Tahun 2012-2018

Muhtadin

Tahun 2018-Sekarang

redaksi telah disunting pada tanggal 19 Mei 2019 Oleh : Admin Desa
Referensi Tulisan : Profil Desa – Kondisi Desa – Sejarah Desa